Catur sering kali disebut sebagai “olahraga otak” karena menuntut konsentrasi tinggi, kalkulasi yang presisi, dan visi jangka panjang. Di Kabupaten Bireuen, olahraga ini mendapatkan tempat istimewa dalam kurikulum pembinaan minat dan bakat mahasiswa. Melalui program Intelegensia Catur, BAPOMI setempat berusaha mentransformasi permainan papan ini menjadi alat pengembangan kognitif yang efektif bagi para intelektual muda. Fokusnya bukan sekadar memenangkan pertandingan di atas papan hitam-putih, melainkan bagaimana logika catur dapat diimplementasikan dalam pemecahan masalah di dunia nyata.
Peran BAPOMI Bireuen dalam memajukan cabang olahraga ini terlihat dari rutinnya penyelenggaraan turnamen antar-mahasiswa yang dikemas secara profesional. Organisasi ini melihat bahwa catur adalah olahraga yang paling inklusif karena tidak memerlukan fisik yang atletis, namun mampu memberikan dampak yang sama besarnya dalam mengharumkan nama almamater. Dengan memperbanyak jam terbang bertanding, para mahasiswa dilatih untuk tetap tenang di bawah tekanan waktu dan mampu mengambil keputusan terbaik di tengah situasi yang kompleks dan penuh ketidakpastian.
Setiap langkah dalam catur memerlukan Strategi yang matang, mulai dari pembukaan (opening), permainan tengah (middlegame), hingga akhir (endgame). Analogi ini sangat relevan dengan kehidupan akademik mahasiswa, di mana perencanaan studi dan penyusunan skripsi juga memerlukan tahapan strategis yang serupa. BAPOMI menghadirkan pelatih-pelatih berpengalaman untuk mengajarkan teori-teori catur modern kepada mahasiswa, sembari menanamkan filosofi bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi yang harus dipertanggungjawabkan. Hal ini membantu mahasiswa dalam mengasah kemampuan berpikir kritis yang sangat dibutuhkan dalam perkuliahan.
Kegiatan rutin untuk Asah Otak ini juga berfungsi sebagai sarana relaksasi yang produktif bagi mahasiswa di tengah jadwal kuliah yang padat. Catur memberikan ruang bagi otak untuk bekerja dengan cara yang berbeda, melatih memori visual, dan meningkatkan kemampuan spasial. Di Bireuen, komunitas catur kampus tumbuh subur, menjadi tempat diskusi lintas disiplin ilmu yang disatukan oleh kecintaan terhadap strategi. Pertukaran ide yang terjadi di sela-sela permainan catur sering kali melahirkan inovasi baru, membuktikan bahwa olahraga otak ini mampu memicu kreativitas tanpa batas.