Kesehatan di masa tua adalah aset yang tidak ternilai harganya. Seringkali, perhatian dunia olahraga hanya tertuju pada mereka yang berusia muda dan kompetitif, sementara kelompok usia lanjut cenderung terlupakan dari agenda besar pembinaan fisik. Bergerak dari kepedulian tersebut, Bapomi Bireuen meluncurkan program kemanusiaan sekaligus kesehatan yang unik dengan menyasar para Lansia Sehat agar tetap aktif bergerak dan produktif secara fisik melalui olahraga ringan namun efektif.
Salah satu olahraga yang sangat disarankan bagi orang tua untuk menjaga koordinasi mata, tangan, dan kelenturan sendi adalah bulu tangkis dalam intensitas rendah. Untuk mendukung hal ini, Bapomi Bireuen mengadakan aksi sosial dengan membagikan raket berkualitas secara cuma-cuma kepada kelompok-kelompok senam dan komunitas lanjut usia di berbagai kecamatan. Pemberian alat ini bertujuan untuk menghilangkan hambatan biaya bagi para orang tua yang ingin mencoba berolahraga namun tidak memiliki perlengkapan yang memadai.
Selain raket, elemen penting lainnya yang turut dibagikan adalah shuttlecock dalam jumlah yang cukup banyak agar aktivitas olahraga mereka tidak terhenti hanya karena kekurangan perlengkapan habis pakai. Program ini disambut dengan kegembiraan yang luar biasa oleh warga senior di Bireuen. Bagi mereka, mendapatkan perhatian dari organisasi olahraga mahasiswa memberikan semangat baru bahwa usia bukanlah penghalang untuk tetap bugar. Olahraga bersama ini juga berfungsi sebagai terapi psikologis, mengurangi risiko stres dan kesepian yang sering dialami oleh orang-orang di masa pensiun.
Kegiatan bagi-bagi alat olahraga gratis ini juga diiringi dengan sesi sosialisasi mengenai teknik olahraga yang aman bagi lanjut usia. Bapomi bekerja sama dengan tenaga medis untuk memberikan panduan tentang durasi bermain yang tepat dan pentingnya pemanasan agar tidak terjadi cedera otot. Fokus utamanya bukan pada kemenangan atau kecepatan, melainkan pada gerakan tubuh yang konsisten untuk menjaga kesehatan jantung dan sirkulasi darah. Dengan demikian, olahraga menjadi sarana yang menyenangkan, bukan sebuah beban fisik yang berat.
Melalui inisiatif ini, Bapomi Bireuen ingin menunjukkan bahwa tanggung jawab pembinaan olahraga bersifat universal dan mencakup seluruh siklus hidup manusia. Masyarakat yang sehat, mulai dari anak-anak hingga lansia, akan menciptakan daerah yang lebih tangguh dan bahagia. Aktivitas ini juga menciptakan momen interaksi antargenerasi, di mana para mahasiswa pengurus Bapomi bisa belajar kearifan hidup dari para orang tua sambil mengajarkan cara memegang raket yang benar.